Tarif Bulanan EZNET 20 Mbps Ternyata Hampir Rp200 Ribu, Begini Rinciannya
Novemberian.com – Paket internet EZNET 20 Mbps kini banyak diperbincangkan karena disebut menawarkan harga murah, namun kenyataannya biaya bulanan tidak sesederhana yang ditampilkan.
Di laman resmi penyedia layanan, paket ini dipromosikan dengan tarif Rp170 ribu per bulan khusus pelanggan di Pulau Jawa.
Namun setelah dihitung dengan pajak dan biaya tambahan, nominal tagihan bulanan justru mendekati Rp196 ribu.
Kondisi ini membuat pelanggan harus lebih cermat agar tidak salah memperkirakan pengeluaran ketika memutuskan berlangganan.
Harga Promosi dan Biaya Sebenarnya
Tarif Rp170 ribu memang hanya harga dasar yang belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).
Dengan tambahan PPN 11 persen dan biaya admin lainnya, biaya bulanan langsung naik hingga hampir Rp196 ribu.
Perbedaan harga promosi dan biaya riil ini kerap menimbulkan kebingungan, terutama bagi calon pelanggan baru.
Meski demikian, faktor harga bukan satu-satunya alasan orang melirik paket EZNET 20 Mbps.
Kapasitas FUP yang Lebih Besar
Keunggulan utama paket ini terletak pada batas penggunaan wajar atau fair usage policy (FUP).
EZNET 20 Mbps memberikan jatah 750 GB per bulan, dua kali lipat lebih besar dibanding paket EZNET 10 Mbps.
Ketika batas tersebut terlampaui, kecepatan tidak langsung jatuh, melainkan masih bisa digunakan di kisaran 4–5 Mbps.
Hal ini memungkinkan pelanggan tetap bisa mengakses internet dengan lancar untuk kebutuhan dasar seperti browsing, belajar daring, atau streaming video kualitas standar.
Sebaliknya, EZNET 10 Mbps hanya menawarkan FUP 350 GB dengan kecepatan pasca-FUP sekitar 3 Mbps.
Kondisi ini membuat paket EZNET 20 Mbps lebih ideal untuk keluarga dengan banyak perangkat yang aktif bersamaan.
Tabel Perbandingan EZNET 10 Mbps vs EZNET 20 Mbps
| Paket | Harga Resmi (Pulau Jawa) | Harga Setelah PPN | FUP | Kecepatan Pasca FUP |
|---|---|---|---|---|
| EZNET 10 Mbps | Rp150 (harga dasar) | ± Rp170 ribu | 350 GB | 3 Mbps |
| EZNET 20 Mbps | Rp170 ribu (harga dasar) | ± Rp196 ribu | 750 GB | 4–5 Mbps |
Dari tabel terlihat jelas bahwa meski biaya EZNET 20 Mbps sedikit lebih tinggi, nilai manfaat yang diberikan jauh lebih besar.
Bagi pengguna aktif, tambahan biaya sekitar Rp26 ribuan dibanding tarif promosi bukanlah kerugian, melainkan investasi pada kenyamanan akses internet.
Biaya Tambahan yang Perlu Dipertimbangkan
Selain PPN, biaya administrasi juga menjadi faktor yang sering luput diperhitungkan.
Nominal admin bank umumnya berkisar Rp2.500–Rp5.000 per transaksi, sehingga biaya akhir bisa menyentuh Rp200 ribuan.
Walau terlihat kecil, angka ini tetap berdampak pada pengeluaran bulanan jika ditotal dalam jangka panjang.
Konsumen disarankan memastikan metode pembayaran yang paling efisien agar beban tambahan bisa ditekan.
Apakah EZNET 20 Mbps Lebih Worth It?
Jika dibandingkan dengan EZNET 10 Mbps, paket 20 Mbps jelas lebih unggul dari sisi kecepatan maupun kapasitas pemakaian.
Dengan FUP dua kali lipat lebih besar dan kecepatan pasca-FUP yang tetap nyaman digunakan, paket ini bisa mendukung kebutuhan rumah tangga modern.
Harga yang mendekati Rp196 ribu mungkin terasa lebih tinggi, tetapi rasio harga terhadap kualitas masih tergolong seimbang.
Ditambah lagi, banyak pesaing di kelas serupa justru memasang tarif lebih mahal dengan batas FUP yang tak jauh berbeda.***




